My Fam
07 April, abah 53rd
11 April, my bro 21st
07 April, abah 53rd
11 April, my bro 21st
Perjalanan kali ini benar-benar harus menyiapkan mental. Berada di tengah-tengah konflik orang yang tak dikenal tentu amat mengganggu aktifitas, namun tentunya jangan sampai mengganggu kejiwaanku. A**** menggonggong, kafilah berlalu. Apapun gangguan mereka jangan sampai menggoyah iman.
Harapan kami hanya ingin kelak bisa bertemu dengan Engkau ya Allah SWT di akherat nanti. Apapun keresahan mereka, karena mereka jelas-jelas menentang ayat-ayat Engkau. Ketidaksenangan mereka, ketidakpedulian mereka, ketegaan mereka, dan segala kepura-puraan mereka, semoga kami sekeluarga tetap kuat berada di jalan Engkau. Sekali lagi, A**** menggonggong, kafilah berlalu.
Semua ini kami lakukan semata-mata karena Engkau ya Allah SWT. Bukan karena ingin pujian orang, bukan karena ingin banyak pendukung, ataupun yang lainnya. Kami mengharap ridho-Mu, mengharap surga-Mu, mengharap dapat bertemu dengan Engkau nantinya.
Tak berpikir untuk mundur ???
huhuhu, ga pernah sama sekali terlintas di pikiran kami sekeluarga untuk mundur. Keyakinan ini begitu besar. Kecintaan kami begitu besar. Pelindung kami hanya Engkau ya Allah SWT.
Keadaan semacam ini bukan hanya datang sekali dua kali. Tak peduli berapa banyak keadaan ini akan semakin datang, yang terpenting adalah kami selalu dalam lindungan-Mu. Selalu dalam petunjuk-Mu.
I love you abah, umi, dan adek-adekku.
PZ : "Din, si X itu udah nikah lagi dan udah punya anak dari istri keduanya. Istri yang pertama gak tau tentang ini".
"innalillaah... "
Deggggg....
Jantung ini terasa jatuh sampe ke dasar.
BUKAN POLIGAMI MACEM KEK GINI YANG DIMAKSUDKAN DALAM AL-QUR'AN !!!
Aku rasa berita ini memang patut aku dedikasikan dalam blog ini mengingat kejadian ini langka sekali (koQ gak nyambung yeeee).
Kemarin siang (Rabu 29/08/07, 10:55 AM) dapet berita mengejutkan sekaligus menggembirakan. Oalah akhirnya si Om ini benar-benar bisa merasakan bahwa jodoh sudah diatur oleh Sang Gusti Allah. Lah iya lah ya, memang di dunia ini apa yang gak diatur oleh Sang Maha Hidup, Allah SWT.
Bahagiakah dia ???
So pasti, karena dia udah nunggu sang putri bangun dari tidurnya ini sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu (hiperbolis amat yak). Semua usaha dan cara dia kerahkan hingga perutnya membuncit dan kepalanya agak-agak botax (lagi-lagi hiperbolis) tak sabar menunggu si putri cinderella bangun dari mimpinya.
Cerita sedikit neh ya awal pertemuan si Om dengan mbak Yu. Jadi menurut si mama (ibune si Om) mereka kenal sekitar 1 minggu sebelum akhirnya si Om memberanikan diri melamar mbak Yu ke Camer (hehehe…berani juga neh ya si Om). Bermodalkan kekuatan dari Gusti Allah serta dukungan dari keluarga Oldaol. Menurut pengakuan si Om, ini lebih menegangkan dibandingkan ketika melamar kerja (lah iya lah Om, moso mbak Yu dibandingkan dengan kerjaanmu sebagai tukang listrik. Piye to).
Apa yang membuat si Om berani melamar mbak Yu ???
Ketika pertama kali melihat mbak Yu, ada perasaan yang sangat kuat menyatakan bahwa she’s the one and only one. Kan memang seperti yang aku tulis diatas, bahwa dia usaha mati-matian banget untuk menemukan cinderella yang bangun dari tidurnya. Di setiap sholatnya, Om memohon jika memang bertemu dengan jodohnya, mohon diberi ‘tanda’, sign of click. Dan setelah bertemu mbak Yu ini, Om masih terus menerus istikharah sampai diberi kekuatan dan kenyataan, apakah ini benar-benar akan menjadi nyata atau hanya cerita lalu sajah. Ealah makbedungdung, ternyata gayung bersambut.
Trus…Trus…bagaimana selanjutnya ???
Ya tinggal kita tunggu aja due date nya, Insya Allah November 2007.
ps :
X : Sek…Sek…Kenapa bapak itu dipanggil Om ?.
D : Ya karena memang dia cocoknya dipanggil seperti ituh. Lah situh kenapa panggil dia bapak ?.
X : Ya karena dia lebih cocok dipanggil bapak daripada dipanggil Om.
Wuakakakakakkk….
(Yup, sepertinya memang lebih tepat dipanggil seperti itu. Kabuuuuuuuuuuuurrrr ah).
Kemarin dapet berita yang kurang mengenakkan bagi gw & keluarga.
Tapi sebenernya terutama buat gw.
Biasalah, seperti artis-artis jaman sekarang, digosipin ;p
Sebenernya itu cuma salah paham aja.
Alah ... gw ga mo ambil pening deh.
Klo gw mau, gw bisa aja berbuat hal yang serupa lage supaya makin kesel itu orang.
Tapi gw ga mau lah.
Instrumen dalam diri gw ini bisa kacau.
Gw ga bisa berkomunikasi secara baik & benar dengan Tuhan.
Tuhan tidak mau berkomunikasi dengan hamba-Nya yang punya sifat jahat.
Trus tadi pagi gw dapet 'semangat' baru dari abah.
Abah bilang : "Kamu beruntung di umur yang masih semuda ini, udah dapet tantangan/ujian seperti itu. Setidaknya pengalaman ini akan semakin mendewasakan kamu".
Oalah...
Senang + bangganya hati ini punya ortu yang seperti itu.
Sebenernya gw lebih beruntung dibandingkan orang-orang lainnya.
Punya ortu yang benar-benar bisa mengambil hikmah dari setiap keadaan yang ada.
Punya ayah yang bisa punya kecerdasan sehebat itu.
Alhamdulillah ya Allah...
Entah apa jadinya kalau aku ditakdirkan tidak menjadi darah daging mereka.
Semoga aku mendapatkan pendamping yang mempunyai kecerdasan seperti abah, yang ga suka hura-hura, ga suka dugem, punya prinsip yang kuat, ga terpesona dengan gemerlapnya dunia & pekerja keras.
Amin ...
Ya Allah, berilah kesabaran dan kekuatan kepada keluarga besar kami.
Semoga kami tabah menghadapi ujian ini.
Semoga kami sekeluarga makin kuat menghadapi ujian yang lebih besar dari ini.
Amin ...
Recent Comments